Slide item 1

Welcome to Sutindo Project Indonesia!

PT. Sutindo Project Indonesia (SPI) is a member of SUTINDO Group, a leading steel stockiest company in Indonesia.SPI is focusing on stock and distribute steel materials mostly plate and pipe, suitable in oil & gas, offshore, petrochemical, energy, and general ... .

Slide item 2

SPI is Stainless & Specialty Metals

PT. Sutindo Project Indonesia (SPI) is synonymous with stainless and specialty metals, and traces its heritage to Surabaya where the company began the Supply of metals in around 1970.

Slide item 3

SPI is Project Procurement Solution

Every Project always requires “Yesterday Delivery” since project needs longer period of preparation, but neither mills or stockiests can do such kind of services. Integration between stock and indent basis (ex-mill) material is the best alternative to solve the delivery problems.

News Flash

Analis: Harga Batu Bara Bakal Masih Menjanjikan hingga 2017

  Senin, 07 November 2016 | 16:23 WIB


TEMPO.CO, Jakarta - Analis dari PT Daewoo Securities Indonesia, Andy Wibowo Gunawan, memperkirakan batu bara masih akan menjadi komoditas yang menjanjikan hingga tahun depan. Menurut Andy, hal itu dipengaruhi oleh sistem perbankan Cina yang diperkirakan masih akan mengintervensi perusahaan yang menggunakan bahan bakar batu bara untuk menjaga likuiditas perbankan mereka.

“Kami yakin harga batu bara dunia akan naik seiring dengan pemerintah Cina yang masih akan mengintervensi pemerintah dari sektor batu bara,” ujar Andy saat memberikan paparan di kantor Daewoo Securities, Equity Tower, Senin, 7 November 2016.

Berdasarkan riset Daewoo Securities, pada 2015 harga batu bara anjlok hingga mencapai US$ 50 per ton, sehingga hal tersebut menyebabkan pertumbuhan kredit macet (NPL) di Cina pada saat itu naik cukup tinggi hampir mencapai 2,55 persen. Karena itu, pemerintah Cina mengambil kebijakan untuk mengintervensi harga batu bara dengan cara mengurangi produksi dan impor.

Jadi, menurut Andy, agar sektor batu bara meminjam di bank lancar, maka harga batu bara harus tinggi. “Nah sekarang bagaimana pemerintah mengatur agar harganya lebih tinggi, yakni dengan mengintervensi,” ujarnya.

Secara tidak langsung hal itu akan membuat negara pengekspor batu bara ikut mengurangi suplai ekspor mereka, sehingga harga komoditas itu ikut terkerek naik, termasuk Indonesia. “Harga jual batu bara kan acuannya harga global. Kalau Cina menurunkan produksinya, berarti kan harga global naik,” tutur Andy. “Indonesia secara tidak langsung terbantu Cina.”

Andy menambahkan, hingga musim dingin nanti permintaan batu bara dari Cina akan tetap rendah. Karena itu harga batu bara diperkirakan hingga akhir tahun dapat mencapai US$ 110 per ton.

Rendahnya permintaan batu bara itu karena satu dari tiga pembangkit listrik di Cina—termal, hidro, dan nuklir—yakni pembangkit listrik hidro, tidak dapat berproduksi. Adapun di Cina, pembangkit listrik tenaga hidro menempati posisi kedua setelah termal, disusul tenaga nuklir. “Pembangkit listrik hidro memberi kontribusi 10 persen dari total listrik di negara Cina,” ujar Andy.

DESTRIANITA


Sumber : https://bisnis.tempo.co/read/news/2016/11/07/090818335/analis-harga-batu-bara-bakal-masih-menjanjikan-hingga-2017
 
 
    CONTACT US    
         PT. Sutindo Project Indonesia
Mega Glodok Kemayoran Kanto A1-A2,
Jl.Angkasa Kav B6, Kota Baru,
Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat 10610 - INDONESIA
Phone. +62-21-29371100
Fax. +62-21-29371200
email : sales@sutindoproject.com

Please publish modules in offcanvas position.